Riwayat Hidup Wirausaha
1. Rusdi Kirana
Sebelum sukses sebagai pengusaha maskapai penerbangan, Rusdi Kirana dulunya dikenal berprofesi sebagai calo tiket. Kini ia dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia bersama dengan saudaranya Kusnan Kirana. Kusnan dan Rusdi Kirana dikenal sebagai pendiri Lion Air, salah satu maskapai penerbangan terbesar di Indonesia. Sebelum bergelut di bisnis penerbangan, Rusdi Kirana bekerja sebagai sales mesin ketik merk Brother.
Tak lama kemudian, ia berhenti dari pekerjaannya sebagai sales. Bersama dengan saudaranya, Kusnan Kirana, ia mendirikan biro perjalanan bernama Lion Tour. Saat itu, Kusnan dan Rusdi Kirana dikenal orang-orang sebagai seorang calo tiket. Setelah bertahun-tahun bergelut dalam bisnis agen tiket perjalanan, ia kemudian mengajak para pedagang di pasar Glodok untuk mengumpulkan modal usaha mendirikan sebuah maskapai penerbangan.
Hal ini juga didasari pada Regulasi pemerintah yang mempermudah industri penerbangan. Berbekal modal 80 milyar, Kusnan dan Rusdi Kirana mendirikan Mentari Lion Airlines pada tahun 1999. Modal itu juga dipakai untuk mendirikan kantor disebuah ruko kawasan Harmoni, Jakarta dan juga menyewa sebuah pesawat Boeing 737-200 yang terbang perdana dari Jakarta ke Pontianak. Penerbangan Murah atau Low Cost Carrier adalah salah satu strategi bisnis yang dianut oleh Rusdi Kirana dan saudaranya. Walaupun awal-awal perusahaannya berdiri banyak menemui kesulitan karena orang belum percaya, namun lambat laun perusahaannya bergembang cepat.
Berbondong-bondong masyarakat menggunakan maskapainya karena harga tiket yang ditawarkan cukup murah dibanding maskapai lainnya sesuai prinsip Low Cost Carrier dan semboyan perusahaannya We Make People Fly. Hingga saat ini Lion Air terus berkembang pesat dan menjadi salah satu maskapai terbesar swasta terbesar di Indonesia. Lion Air milik Rusdi Kirana memiliki ratusan unit pesawat terbang yang melayani banyak rute penerbangan di berbagai daerah di Indonesia. Di tahun 2018, Rusdi Kirana termasuk salah satu orang terkaya di Indonesia. Menurut majalah Globe Asia, Kekayaan Rusdi Kirana ditaksir mencapai 1.2 milyar dollar US. walaupun begitu, ia dikenal sebagai sosok yang bersahaja dan rendah hati.
2. Sandiaga Uno
Lamaran kerjanya pernah ditolak 25 perusahaan itulah kisah dari Sandiaga Uno Pria kelahiran Pekanbaru, Riau ini ketika remaja dikenal cerdas. Hal ini terbukti selepas menyelesaikan sekolahnya di SMA, ia dapat melanjutkan kuliahnya di luar negeri tepatnya di Wichita State University, Amerika Serikat dan lulus dengan predikat Summa Cumlaude. Selepas lulus kuliah ia kemudian bekerja pada perusahaan milik konglomerat Astra, William Soeryadjaya. Kinerjanya yang bagus membuat Sandiaga Uno kemudian diberikan beasiswa untuk melanjutkan kuliahnya di George Washington University, Amerika Serikat. Ia menyelesaikannya dengan predikat Summa Cumlaude.
Setelah menyelesaikan kuliahnya, ia kemudian bekerja di Singapura sebagai manajer investasi. Setelahnya ia pindah ke Kanada dan bekerja di posisi Vice President di NTI Resources Ltd. Badai krisis moneter 1997, membuat perusahaan tempat Sandiaga Uno gulung tikar. Ia kemudian kembali ke Indonesia dengan status pengangguran.
Sebagai pengangguran, ia terus mencari pekerjaan yang cocok. 25 lamaran yang ia masukkan ke banyak perusahaan ditolak semua. Pengalaman adalah guru yang terbaik. Sandiaga Uno akhirnya mencoba membuat perusahaan jasa konsultan keuangan bersama temannya Rosan Perkasa Roeslani. Perlu beberapa bulan hingga ada perusahaan yang menggunakan jasa perusahaan Sandiaga Uno ini. Setelahnya pada tahun 1998, bersama dengan Edwin Soeryadjaya, ia kemudian mendirikan perusahaan investasi bernama PT Saratoga Investama Sedaya.
Model bisnis perusahaan Sandiaga Uno ini yakni mengakuissi perusahaan yang memiliki kinerja keuangan buruk. Kemudian memperbaikinya dan setelah kinerjanya bagus kemudian dijual dengan harga yang tinggi. Perusahaannya ini berkembang pesat sebagai salah satu perusahaan inverstasi terbaik. Nama Sandiaga Uno kemudian mulai dikenal sebagai salah satu pengusaha muda yang sukses.
Ia pernah menjadi CEO di beberapa perusahan yakni Saratoga Capital, PT Tower Bersama Infrastruktur Group Tbk, PT Adaro Energy Tbk, serta di PT Recapital Advisor. Pada tahun 2018, Sandiaga Uno masuk dalam jajaran daftar orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan sebesar 4.3 triliun rupiah menurut majalah Globe Asia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar